Go Back  R/C Tech Forums > International Forums > Indonesia Racing
REGULASI TAMIYA INDONESIA CHAMPIONSHIP SERIES 2013 >

REGULASI TAMIYA INDONESIA CHAMPIONSHIP SERIES 2013

REGULASI TAMIYA INDONESIA CHAMPIONSHIP SERIES 2013

Reply

Old 03-09-2013, 04:58 AM
  #1  
Tech Elite
Thread Starter
 
The Big M's Avatar
 
Join Date: Oct 2006
Posts: 2,831
Default REGULASI TAMIYA INDONESIA CHAMPIONSHIP SERIES 2013

REGULASI TAMIYA INDONESIA CHAMPIONSHIP SERIES 2013
M CHASSIS, STOCK TOURING (TT-01) Formula-1,
FF dan GT Touring
(informasi Tq racing)

Kalender Event Tamiya M Chassis, Stock Touring dan GT Touring 2013

Seri I : 17 Maret 2013 (sirkuit indoor carpet Taman Palem)
Seri II : 21 April 2013 (sirkuit indoor carpet Winners Bandung)
Seri III : 19 Mei 2013 (sirkuit outdoor Sunter International Speedway)
Seri IV: 16 Juni 2013 (To be advised)

Pada setiap seri akan diadakan 5 kelas, yakni Tamiya M Chassis, Tamiya Stock
Touring, Tamiya Formula-1, Tamiya FF dan Tamiya GT Touring

I ) Umum

1. Hanya spare parts dan hop-up parts Tamiya yang diperbolehkan.

2. Alat elektronik seperti: transmitter, receiver, servo dan batere diperboleh
kan Non Tamiya. Namun untuk ESC yang diperbolehkan hanya Hobby
Wing Justock untuk kelas Super Stock Touring (TT-01), Formula One, FF,
dan M- Chassis.
Untuk kelas GT-Touring ESC Brushless bebas.

TIDAK diperbolehkan ada penambahan kapasitor untuk ESC Hobby Wing
Justock selain yang disediakan dari box bawaan ESC). Untuk ketentuan
mengenai motor akan dijelaskan pada masing-masing kelas.

3. Items yang disegel Panitia / Penyelenggara dengan security seal:
- ESC (Electronic Speed Controller) Hobby Wing Justock dan - Motor Hobby Wing

4. Security Seal yang diakui adalah yang dari TQ R/C and Hobbies.
Semua item-item tersebut di atas, dapat dibeli secara terpisah dari
Panitia dan akan disegel dengan security seal dari Panitia. Hal ini
dilakukan untuk mencegah adanya peserta yang memodifikasi equipment
tersebut yang dapat merugikan pemain lain.

Apabila ada peserta yang telah memiliki ESC Hobby Wing Justock
namun tidak ada segel TQ R/C and Hobbies, maka agar peserta
tersebut dapat tetap mengikuti Tamiya Indonesia Championship
Series 2013, panitia meminta agar ESC tersebut dibawa ke toko TQ
R/C and Hobbies di FX Sudirman, Lt. F3 no. 8, Jl. Jend. Sudirman,
Pintu 1 Senayan, Jakarta untuk diperiksa dan diberi segel, MINIMUM
1 minggu sebelum balap dan akan diserahkan kembali kepada driver
pada hari H.
Batere dibebaskan, baik stick pack ataupun saddle, Tamiya ataupun
non Tamiya, NiCd dan NiMh (6cell) ataupun LiPo (2S) diperbolehkan.

5. Penyolderan kabel dari ESC ke motor secara langsung (tanpa konektor),
DIPERBOLEHKAN untuk semua kelas.

6. Para drivers bertanggung jawab penuh atas keutuhan security seal pada
item-item tersebut di atas. Apabila ada seal yang terbuka maka panitia
berhak mendiskualifikasi hasil heat / final tersebut. Pihak panitia tidak
akan menerima alasan apapun atas kerusakan security seal tersebut.

7. Penggunaan kapasitor, tambahan alat elektronik lain dan/ atau modifikasi
apapun pada ESC Hobby Wing Justock, TIDAK diperbolehkan.

8. Handout motor akan dibagikan oleh panitia pada saat hari pertandingan
dan HARUS dikembalikan ke Panitia pada saat event hari itu berakhir.
Motor akan didata kembali oleh panitia, dan apabila ternyata ada
handout motor yang tidak dikembalikan kepada panitia, maka
peserta tersebut diharuskan membeli handout motor lagi pada seri
berikutnya dan hasil perolehan poin akan dikurangi 10 poin.
Setelah seluruh seri tahun 2013 selesai, motor baru akan diserahkan
kembali ke masing-masing pemain.

9. Semua body harus dicat. Body harus dipotong sesuai dengan garis
aslinya. Pemberian lubang pada body selain daripada untuk roda, body
post, antenna dan transponder tidak diperbolehkan.

10. Panitia berhak sewaktu-waktu melakukan scrut atas semua mobil peserta.
Apabila perlu, panitia berhak membongkar mobil (chassis) dan bahkan
berhak melakukan dyno / motor checker atas motor brushless. Apabila
DICURIGAI ada kejanggalan, panitia berhak mendiskualifikasi driver
tersebut untuk run yang sudah dijalankan dan pemain diharuskan
membeli motor handout baru.

11. Panitia berhak melakukan diskualifikasi atas pelanggaran segala
ketentuan regulasi ini. BAHKAN panitia dapat mengambil keputusan untuk
mendiskualifikasi peserta atas seri tersebut (bukan keseluruhan seri),
meskipun setelah final.

12. Panitia berhak merubah schedule pertandingan atau menghentikan
pertandingan apabila dipandang perlu untuk alasan cuaca, keamanan
atau alasan lainnya.

II) Format

1. Race akan diadakan dengan format 3 (tiga) Heat dan 3 (tiga) Final

2. Diambil 1 (satu) Heat terbaik (ONE BEST HEAT) untuk menentukan posisi
Final; Apabila ada pemain yg memiliki hasil heat terbaik yang sama, maka
akan dilihat hasil heat terbaik berikutnya di antara pemain tersebut, dst.
3. Diambil 2 (dua) Final terbaik (TWO BEST FINAL) untuk menentukan
Juara; Hasil final terjelek akan dibuang dan tidak diperhitungkan sama
sekali.
4. Sistem pengambilan 2 (dua) Final terbaik adalah dengan menghitung poin
terlebih dahulu (posisi terbaik), kemudian apabila ada drivers yang
memiliki poin yang sama, maka jumlah lap akan diperhitungkan dan
seterusnya waktu dari 2 (dua) Final tersebut.
5. Setiap peserta akan mendapatkan poin dari hasil seri, yang mana poin ini
akhirnya akan diperhitungkan (ditotal) untuk menentukan peserta dengan
hasil total poin tertinggi dari masing-masing kelas
6. Pengumpulan poin Tamiya Indonesia Championship Series 2013 akan
dihitung dari total 3 event terbaik yang diikuti peserta tersebut dari
keseluruhan 4 event (3 best out of 4 result). Contoh: poin yg diambil dari
Seri I II IV atau I III IV atau II III IV.

NAMUN agar poin keseluruhan dapat dihitung, maka pemain HARUS
mengikuti seri IV (seri penutupan) DAN poin dari seri IV harus
dipakai. Apabila ada pemain yang memiliki poin tertinggi dari seri I -
III, namun tidak mengikuti seri IV, maka poin-poin sebelumnya
dianggap hangus.
Apabila ada drivers dengan poin yang sama setelah diambil 3 best
out of 4 result series, maka harus diambil dari KESELURUHAN seri I
IV dari drivers tersebut untuk menentukan Juara Tamiya Indonesia
Championship untuk kelas tersebut.

7. Untuk Tamiya Indonesia Championship Series 2013, TQ R/C and Hobbies
diberi jatah oleh Tamiya Asia sebanyak 4 driver per kelas (total 20
drivers). Oleh karena itu, khusus untuk Tamiya Indonesia Championship
Series 2013, TQ R/C and Hobbies akan memberikan:
- Juara I seri 2013 untuk masing-masing Stock Touring, M Chassis,
Formula 1, FF dan GT tiket dan akomodasi hotel selama event
Tamiya Asia Cup 2012, yang sedianya diadakan di Bangkok;
(NOTE: panitia tidak bertanggung jawab apabila ada perubahan
tempat penyelenggaraan Tamiya Asia Cup 2013, karena
penentuannya langsung dilakukan oleh Tamiya Japan).
- Juara II seri 2013 untuk masing-masing Stock Touring, M Chassis,
Formula 1, FF dan GT mendapatkan akomodasi hotel saja (tiket
pesawat ditanggung masing-masing driver) untuk diberangkatkan
ke event Tamiya Asia Cup 2013.
- (Note: penyelenggara berhak mengatur akomodasi para Juara I
dan II, oleh karenanya, apabila ada anggota keluarga dari Juara I
dan II yang ikut menghadiri event, maka anggota keluarga tersebut
harus membayar akomodasinya sendiri dan tidak dapat
digabungkan dengan akomodasi Juara I dan II);
- Juara III & IV seri 2011 untuk masing-masing Stock Touring, M
Chassis, Formula 1, FF dan GT hanya mendapatkan jatah
keberangkatan ke event Tamiya Asia Cup 2012, namun tiket dan
akomodasi ditanggung masing-masing driver;
Apabila ada perserta tersebut berhalangan, maka tidak dapat digantikan
dengan peserta dengan poin terbanyak berikutnya.
Hadiah tiket dan/atau hotel tersebut tidak dapat diuangkan.

Pengaturan kamar (room sharing) antar driver adalah sepenuhnya hak
panitia.

Peraturan specific M Chassis

1. Berat minimum M Chassis termasuk transponder adalah 1230 gram
2. Hanya chassis M03, M04, M05 dan M06 (termasuk M03M, M03L, M04,
M05Pro, M05 Silver Edition, M05 Silver Limited, M06Pro) yang
diperbolehkan;
3. TIDAK diperbolehkan mengganti internal gear ratio dengan cara apapun.
Semua gear harus standard.
4. Motor untuk kelas M-Chassis adalah Hobby Wing 17.5T.
5. ESC untuk kelas M-Chassis yang diperbolehkan adalah Hobby Wing
Justock
6. Penggunaan wing tambahan pada M Chassis TIDAK diperbolehkan
7. Seluruh body M Chassis (merk Tamiya) dapat dipergunakan;
8. Hanya body Tamiya M Chassis yang diperbolehkan. Merk lain tidak
diperbolehkan untuk kelas M Chassis.
9. Penggunaan turnbuckle pada upper arm M Chassis DIPERBOLEHKAN.
10. Hanya ban ukuran 60D merk TAMIYA atau yang lebih kecil yang
diperbolehkan untuk kelas M-chassis. Contoh: BMW Roadster (M-04L)
hanya diperbolehkan menggunakan ban ukuran 60D, ban ukuran 26mm
tidak diperbolehkan.
11. Ban touring 24mm tidak diperbolehkan untuk kelas M Chassis.
12. Ban busa tidak diperbolehkan
13. Modifikasi chassis dengan tujuan meringankan asal tidak untuk mengubah
konstruksi chassis (contoh: merubah posisi batere, suspensi, dsb.),
meskipun tidak disarankan, DIPERBOLEHKAN, dengan catatan total
berat chassis siap balap seperti peraturan di atas.
14. Penggantian spur gear sama sekali TIDAK DIPERBOLEHKAN.
15. Maksimum ukuran gear yang diperbolehkan untuk M-chassis adalah 20T

Peraturan specific Stock Touring (TT01)

1. Dalam kelas Stock Touring, hanya chassis TT01 (chassis TT01E, TT01
Drift diperbolehkan) yang diperbolehkan. Chassis TA ataupun TL tidak
diperbolehkan.
2. Berat minimum TT-01 berikut transponder adalah 1480 gram (dalam
keadaan siap jalan, termasuk batere, motor, dan elektronik).
3. TIDAK diperbolehkan mengganti internal gear ratio dengan cara apapun.
Semua gear harus standard.
4. Motor untuk kelas Stock Touring adalah Hobby Wing 17.5T.
5. ESC untuk kelas Stock Touring yang diperbolehkan adalah Hobby Wing Justock
6. Untuk kelas Stock Touring, chassis TT-01 diperbolehkan menggunakan
semua Option yang ada di pasar, merk Tamiya yang dikhususkan untuk
chassis tersebut.
7. Body khusus untuk TT-01, HARUS memakai body merk Tamiya. Harus
tetap body sedan yang ada di pasaran. Tamiya Subaru Legacy TIDAK
diperbolehkan.
8. Khusus untuk TT-01, diperbolehkan menggunakan ban karet merk lain
dengan lebar minimum 24mm. Ban busa TIDAK diperbolehkan.
9. Untuk chassis TT-01 TIDAK boleh dilubangi ataupun dimodifikasi dalam
bentuk apapun dari bentuk aslinya.
10. Modifikasi chassis yang dapat merubah struktur, sehingga tidak
menyerupai chassis TT-01 lagi (contoh: dengan mengganti beberapa
bagian dengan graphite, atau bahan lainnya, dsb.) TIDAK diperbolehkan.
11. Rasio gear maximum untuk kelas Stock Touring adalah 5.72 (spur 55T,
pinion 25T).

Peraturan specific GT Touring

1. Dalam kelas GT Touring, hanya chassis TA-01 sampai TA-06 atau TB-01
sampai TB-03 (namun hanya chassis jenis bath tub atau jenis tube yang
diperbolehkan; chassis jenis woven graphite TIDAK DIPERBOLEHKAN).
Contoh: TA-05MS TIDAK DIPERBOLEHKAN.
2. Berat minimum adalah 1510 gram (dalam keadaan siap jalan, termasuk
batere, motor, dan elektronik).
3. Motor untuk kelas GT adalah Hobby Wing 13.5T
4. ESC untuk kelas GT Touring adalah Brushless segala merk.
5. Body HARUS memakai body merk Tamiya. Harus tetap body sedan yang
ada di pasaran. Body Tamiya Subaru Legacy TIDAK diperbolehkan.
6. Diperbolehkan menggunakan ban karet merk lain dengan lebar minimum
24mm. Ban busa TIDAK diperbolehkan.
7. Segala merk ESC Brushless yang ada di pasaran dapat digunakan untuk
kelas GT Touring. Pemasangan capacitor tambahan atau dioda
diperbolehkan.
8. Modifikasi chassis yang dapat merubah struktur, sehingga tidak
menyerupai chassis aslinya lagi TIDAK diperbolehkan.
9. Rasio Gear untuk kelas GT: Bebas

Peraturan specific Formula 1

1. Dalam kelas Formula 1, hanya chassis F104 (termasuk F104 Pro, F104W,
F104X) yang diperbolehkan;
2. Berat minimum 1180 gram.
3. Motor untuk kelas Formula 1 adalah Hobby Wing 13.5T.
4. ESC untuk kelas Formula 1 yang diperbolehkan adalah Hobby Wing Justock
5. Untuk kelas Formula 1 diperbolehkan menggunakan semua Option yang
ada di pasar, merk Tamiya yang dikhususkan untuk chassis tersebut.
6. Body HARUS memakai body merk Tamiya. Harus tetap body Formula 1
yang ada di pasaran. Body Lola TIDAK DIPERBOLEHKAN.
7. HANYA ban karet merk Tamiya yang diperbolehkan yang dikhususkan
untuk F104. Ban untuk F103 dan merk lain tidak diperbolehkan.
8. Modifikasi chassis yang dapat merubah struktur, sehingga tidak
menyerupai chassis aslinya lagi TIDAK diperbolehkan.
9. Rasio Gear untuk kelas Formula 1: Bebas

Peraturan specific FF

1. Dalam kelas FF, hanya chassis FF-03 (FF03 ataupun FF03 Pro) yang
diperbolehkan.
2. Berat minimum FF berikut transponder adalah 1400 gram (dalam keadaan
siap jalan, termasuk batere, motor, dan elektronik).
3. TIDAK diperbolehkan mengganti internal gear ratio dengan cara apapun.
4. Motor untuk kelas FF adalah Hobby Wing 13.5T.
5. ESC untuk kelas Stock FF yang diperbolehkan adalah Hobby Wing Justock
6. Untuk kelas FF diperbolehkan menggunakan semua Option yang ada di
pasar, merk Tamiya yang dikhususkan untuk chassis tersebut.
7. Penggunaan chassis woven carbon graphite non Tamiya TIDAK
diperbolehkan
8. Body khusus untuk FF, HARUS memakai body merk Tamiya. Harus
tetap body sedan/hatchback yang ada di pasaran. Tamiya Subaru Legacy
TIDAK diperbolehkan.
9. Khusus untuk FF, diperbolehkan menggunakan ban karet merk lain
dengan lebar minimum 24mm. Ban busa TIDAK diperbolehkan.
10. Untuk chassis FF TIDAK boleh dilubangi ataupun dimodifikasi dalam
bentuk apapun dari bentuk aslinya.
11. Modifikasi chassis yang dapat merubah struktur, sehingga tidak
menyerupai chassis FF lagi, TIDAK diperbolehkan.
12. Apabila menggunakan chassis woven graphite, hanya merk Tamiya yang
diperbolehkan
13. Final Drive Rasio untuk kelas FF adalah: BEBAS

Pendaftaran

1. Pendaftaran untuk setiap seri harus diserahkan kepada penyelenggara:
TQ R/C and Hobbies, FX Sudirman, Lt. F3 no. 8, Jl. Jend. Sudirman, Pintu
1 Senayan, Jakarta, paling lambat 04 (empat) hari sebelum seri tersebut
dimulai. Contoh: Untuk seri 1, pendaftaran paling lambat sudah harus
diterima oleh penyelenggara tanggal 13 Maret 2012 jam 20:00, dan untuk
seri 2, pendaftaran paling lambat sudah harus diterima oleh
penyelenggara tanggal 17 April 2012, dst.
2. Discount uang pendaftaran sebesar Rp. 25,000 (Dua puluh lima ribu
rupiah) akan diberikan kepada para peserta yang mendaftarkan diri
sebelum tenggat waktu, seperti di atas.
3. Biaya pendaftaran untuk setiap seri, baik M Chassis, Stock Touring,
Formula 1, FF dan GT Touring adalah Rp. 200,000 (Dua ratus ribu rupiah)
untuk setiap kelasnya (belum termasuk motor handout ataupun ESC.
Motor dan ESC dapat dibeli secara terpisah.

Lain-lain

1. Apabila ada hal-hal yang belum tertuang dalam regulasi ini, maka pihak
panitia berhak menentukan / mengambil keputusan pada saat event tersebut
dengan keputusan yang dianggap sebaik-baiknya oleh Panitia dan keputusan
tersebut adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.
2. Panitia berhak memodifikasi ataupun mengambil keputusan di tempat apabila
dipandang perlu;
3. Keputusan dari panitia adalah final.
4. Apabila ada kondisi tertentu yang tidak memungkinkan race untuk dilanjutkan
(contoh: faktor cuaca), maka penyelenggara berhak memberhentikan race
dan menentukan posisi pemenang berdasarkan hasil yang telah ada, baik
dari kualifikasi ataupun dari final yang telah dilaksanakan secara sewajarnya
dan yang dianggap paling fair oleh panitia.
The Big M is offline  
Reply With Quote

Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are Off


Thread Tools
Search this Thread

Contact Us Archive Advertising Cookie Policy Privacy Statement Terms of Service